Surabaya, JatimInside.com Calon Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Khofifah Indar Parawansa, kembali menyapa masyarakat dengan gaya kampanye yang mengedepankan semangat kebersamaan dan kepedulian.

Salah satu kegiatan terbarunya adalah membuka layanan kesehatan gratis bagi para pedagang di Pasar Kapasan, Surabaya pada Kamis (10/10/2024).

Layanan kesehatan ini merupakan bagian dari rangkaian kampanye mereka yang digelar di berbagai pasar tradisional.

Di Pasar Kapasan, pasangan calon gubernur Khofifah-Emil membuka booth sederhana dengan dua meja, yang dilengkapi oleh dua tenaga kesehatan. Mereka siap melayani pemeriksaan kesehatan gratis, seperti pengecekan gula darah, tekanan darah, asam urat, dan kolesterol bagi pedagang maupun pembeli pasar.

Menurut Khofifah, layanan kesehatan ini merupakan wujud nyata dari kampanye riang gembira yang mereka jalankan.

Baca Juga:  Pengerjaan RSUD Surabaya Timur Capai 43 Persen

“Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya pedagang pasar, bisa mendapatkan akses kesehatan yang mudah dan cepat tanpa harus meninggalkan pekerjaan mereka,” ujar Khofifah.

Setibanya di Pasar Kapasan, Khofifah langsung disambut antusias oleh para pedagang dan pembeli. Hingga siang hari, lebih dari sepuluh orang telah memanfaatkan layanan kesehatan ini. Khofifah pun tak ragu untuk berdialog dengan para pedagang dan menyerap aspirasi mereka.

“Layanan ini tidak hanya untuk memeriksa kesehatan, tapi juga menjadi sarana bagi kami mendengarkan langsung keluhan dan kebutuhan masyarakat pasar,” tambah Khofifah.

Menurutnya, interaksi langsung dengan pedagang sangat penting untuk menemukan solusi atas masalah yang mereka hadapi.

Baca Juga:  Diiringi Musik Angklung, 76 Bacaleg PKN Daftar ke KPU Jatim

Khofifah juga menegaskan bahwa pasar tradisional selalu menjadi prioritas dalam setiap kunjungannya selama masa kampanye. Selain sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat, pasar juga dianggapnya sebagai tempat yang memberikan semangat dan inspirasi.

“Setiap kali saya mengunjungi pasar, bertemu dengan pedagang dan pembeli, selalu banyak doa dan semangat yang saya dapatkan. Pasar adalah sumber energi bagi saya,” ungkapnya.

Selain aspek semangat dan inspirasi, Khofifah juga menekankan pentingnya menjaga pasar tradisional dari segi infrastruktur. Ia menyadari bahwa pasar tradisional perlu terus disempurnakan agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam berbelanja.

“Pasar tradisional harus dijaga dan dilindungi. Jika infrastrukturnya belum maksimal, harus segera disempurnakan. Saya juga mendorong agar digital ekosistem mulai diterapkan di pasar-pasar ini, mengingat persaingan dengan pasar digital semakin nyata,” kata Khofifah.

Baca Juga:  Bayar Retribusi IPT Lebih Rendah Jika Memiliki Sertifikat HGB di Atas HPL

Ia pun mengakui adanya kekhawatiran dari pedagang mengenai turunnya jumlah pengunjung akibat persaingan dengan pasar digital. Namun, Khofifah optimis bahwa dengan peningkatan infrastruktur dan pengelolaan yang baik, pasar tradisional bisa tetap bertahan dan berkembang.

Layanan kesehatan gratis yang dihadirkan Khofifah-Emil ini disambut positif oleh para pedagang. Maryam, salah satu pedagang di Pasar Kapasan, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan ini.

“Saya jarang ke puskesmas karena sibuk berdagang. Dengan adanya pemeriksaan gratis ini, saya bisa cek kesehatan tanpa harus meninggalkan dagangan,” ujar Maryam. (Hdi/Irw)