SURABAYA,  – Khofifah Indar Parawansa menyebut Polisi Wanita (Polwan) di seluruh Indonesia memiliki peran dan kontribusi yang sama dengan polisi laki-laki dalam mengabdikan dirinya kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Ia menyebut, Polwan sebagai srikandi Polri ikut berkontribusi pada pencapaian Indonesia Emas dengan mendukung lingkungan yang aman, inklusif, dan berkelanjutan untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan tema yang diusung pada Peringatan HUT Ke-76 Polwan yang diperingati setiap 1 September yaitu “Polwan Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas”.

Khofifah mengatakan, polwan memiliki peran penting sebagai srikandi di lingkungan kepolisian. Mereka tidak hanya bertugas dalam penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga berperan dalam memperkuat citra Polri sebagai institusi yang inklusif dan representatif.

Baca Juga:  Dukung HUT ke 79 RI di IKN , PLN NP Pasok 100 Persen Listrik Hijau dari PLTS

“Kepada seluruh Polwan baik di Jatim maupun Indonesia, teruslah menjadi srikandi Polri yang hebat dan presisi. Tetap pertahankan pendekatan humanis, karena itulah kelebihan perempuan. Lembut namun tegas,” kata Khofifah di Surabaya, Minggu (1/9).

Menurutnya, polwan memiliki kelebihan dalam pendekatan humanis ke masyarakat. Dengan sikapnya yang lembut namun tegas, polwan dianggap mampu membangun hubungan yang erat dengan masyarakat.

“Melalui pendekatan humanis, polwan mampu menjembatani antara masyarakat dengan institusinya. Dan ini menjadi kelebihan polwan. Di tengah situasi yang tegang, polwan dapat membawa ketenangan dan kenyamanan. Termasuk dalam setiap upaya mediasi yang dilakukan, polwan mampu membawa situasi yang lebih damai,” katanya.

Baca Juga:  16.274 Narapidana di Jatim Diusulkan Peroleh Remisi Umum Kemerdekaan RI 2024

Pendekatan inilah, lanjut Khofifah, sangat dibutuhkan dalam menghadapi berbagai situasi dan tantangan ke depan. Dimana polri mampu hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, namun juga mengayomi masyarakat. Termasuk berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat.

“Sebagai seorang wanita, polwan tentunya memiliki intuisi yang kuat. Mereka adalah teladan kesetiaan, keberanian, dan dedikasi. Dalam menjalankan tugasnya, Polwan membuktikan bahwa mereka mampu berkarir dalam profesi yang didominasi oleh laki-laki,” katanya.

“Dan ini menjadi bukti bahwa kaum perempuan memiliki peran dan kontribusi yang sama dengan laki-laki. Apalagi saat ini banyak kaum perempuan yang telah mengabdi pada bangsa dan negara dalam berbagai profesi strategis,” imbuhnya.

Baca Juga:  Di HKP 2024,Khofifah Apresiasi Insan Pertanian Jaga Ketahanan Pangan Masyarakat

Di akhir, Khofifah menyampaikan apresiasinya bagi seluruh polwan yang ada di Indonesia. Atas kontribusinya dalam memberikan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

“Polwan adalah sosok yang luar biasa. Di profesinya, ia bertugas melindungi masyarakat, menegakkan hukum, dan menjaga ketertiban. Namun, di sisi lain, ia juga merupakan ibu dan istri di tengah keluarganya,” katanya.

“Selamat HUT ke-76 Polwan. Semoga terus menjadi polwan yang dicintai masyarakat, tetap tangguh dalam menjalankan tugas, dan semakin Presisi ke depannya,” pungkasnya. (*)