Surabaya, JatimInside.com – Calon gubernur Jawa Timur, nomor urut 3, Tri Rismaharini menekankan pentingnya birokrasi yang bersih dari praktik korupsi jika terpilih.
Penegasan itu disampaikan Risma dalam debat perdana Pilgub Jatim 2024 yang berlangsung di Graha Unesa, Surabaya, Jumat (19/10/2024) malam.
Risma yang berpasangan dengan Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans), menyampaikan secara tegas bahwa pembangunan di Jawa Timur harus didukung oleh birokrasi yang bebas dari korupsi.
Menurut dia, tanpa reformasi birokrasi yang bersih, pembangunan di provinsi Jawa Timur akan terhambat.
“Birokrasi resik adalah modal utama kami dalam memimpin Jawa Timur. Jika birokrasi bersih tanpa korupsi, pembangunan akan berjalan lebih efektif dan efisien,” tegas Risma
Risma meyakinkan panelis dan masyarakat bahwa ia akan mewujudkan reformasi birokrasi yang dapat menciptakan layanan publik yang cepat, bersih, dan solutif bagi masyarakat Jawa Timur.
“Birokrasi pemerintahan yang berintegritas tanpa diskriminasi, akan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat Jawa Timur, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Selain membahas birokrasi, Risma juga menyoroti pentingnya peningkatan ketahanan ekonomi masyarakat. Hal itu menjadi salah satu fokus utama dalam debat perdana Pilgub Jatim 2024 tersebut.
Menurut Risma, persoalan ketahanan ekonomi di Jawa Timur selama ini masih terhambat oleh kesenjangan yang tinggi di berbagai wilayah.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menurunkan kesenjangan ekonomi agar seluruh masyarakat dapat menikmati kesejahteraan yang lebih baik.
“Jadi kesenjangan ekonomi harus diturunkan, kemudian masyarakat bisa lebih sejahtera untuk mengakses layanan-layanan pemerintah lebih baik,” ujar Risma.
Risma juga menawarkan solusi ekonomi yang inklusif, dengan anggaran yang berpihak kepada rakyat dan kebijakan yang partisipatoris.
Ia menegaskan bahwa ekonomi kerakyatan menjadi salah satu prioritas utama jika terpilih memimpin Jawa Timur. (Hdi/Irw/Red)


Tinggalkan Balasan