Surabaya, Jatiminside.com – Masuknya cabang olahraga selam dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Timur 2026 disambut positif Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Jatim.
Keputusan tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga dominasi prestasi selam Jatim di tingkat nasional melalui pembinaan atlet sejak usia sekolah.
Ketua Umum Pengprov POSSI Jatim Mirza Muttaqien mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jatim yang tetap mempertandingkan cabang olahraga selam pada Popda 2026 di Kabupaten Ngawi.
Menurut Mirza, Popda bukan sekadar ajang kompetisi pelajar. Kejuaraan tersebut menjadi fondasi regenerasi atlet agar Jawa Timur tetap menjadi kekuatan utama olahraga selam di Indonesia.
“Satu keputusan yang sangat luar biasa dari Pemprov maupun Dispora Jatim. Saat ini ada 27 pengurus POSSI kabupaten/kota di Jawa Timur dengan sekitar 600 atlet yang aktif. Setiap tahun memang ada atlet yang berhenti, tetapi selalu muncul atlet-atlet baru yang siap dibina,” ujar Mirza, Kamis (16/7/2026).
Mirza mengatakan kompetisi menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. Semakin banyak kejuaraan digelar, semakin besar peluang atlet meningkatkan kemampuan sekaligus mengukur hasil latihan.
“Semakin banyak kejuaraan tentu semakin baik karena atlet memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan sekaligus mengukur hasil latihan mereka,” katanya.
Selama tiga edisi terakhir Pekan Olahraga Nasional (PON), Jawa Timur sukses mempertahankan status juara umum cabang olahraga selam, yakni pada PON XIX Jawa Barat 2016, PON XX Papua 2021, dan PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Menurut Mirza, capaian tersebut hanya bisa dipertahankan apabila proses kaderisasi berjalan secara berkelanjutan.
“Hattrick juara umum PON tidak mungkin terjaga kalau kaderisasi tidak berjalan. Pembibitan harus dimulai sejak usia dini, sejak di bangku sekolah. Dari sanalah calon-calon atlet masa depan lahir,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembinaan atlet usia dini yang dilakukan POSSI Jatim juga sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang mendorong regenerasi atlet melalui jalur pendidikan.
Selain menyambut masuknya selam ke Popda, POSSI Jatim juga berharap nomor finswimming dapat dipertandingkan pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).
Menurutnya, prestasi atlet finswimming Indonesia di SEA Games menjadi modal kuat agar cabang olahraga tersebut mendapat tempat di level pelajar nasional.
“Harapan kami Dispora Jatim bersama provinsi lain dapat mengusulkan finswimming masuk Popnas. Prestasi Indonesia di SEA Games sangat membanggakan dan akan semakin mengangkat level olahraga selam Indonesia di pentas internasional. Jawa Timur tentu bangga bisa menjadi bagian dari pencapaian tersebut,” tandasnya. ***


Tinggalkan Balasan